Sabtu, 16 Juli 2016

rangkuman ict bk


Kelompok 10
Nama : yurina safitri
            Farah zayani



1.      Rangkuman ICT/TIK (Informasi, Comunication, Technologi )

Ø  Teknologi adalah pengembangan atau aplikasi dari alat, mesin, dan sebuah proses yang menolong manusia .
Ø  Informasi yaitu hasil dari proses memanipulasi dan pengorganisasian dari data – data yang memberikan nilai pengetahuan.
Ø  Komunikasi adalah proses penyampaian sebuah informasi dari satu pihak kepada pihak yang lainnya agar terjadinya hubungan saling mempengaruhi atau hubungan timbal balik.
Ø  TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang di gunakan untuk mentransfer data, baik untuk memperoleh data/informasi ataupun memberikan informasi kepada orang lain dan dapat digunakan sebagai alat berkomunikasi baik satu arah maupun dua arah.
Ø  Komponen TIK terbagi menjadi 3, yaitu :
·         Hardware merupakan peralatan fisik ataupun perangkat keras dari sebuah computer yang dapat kita rasakan dan lihat. Hardware terdiri dari :
-          Input (masukan) merupakan sebuah media untuk memasukkan data dari luar kedalam suatu memori dan processor untuk di olah agar mendapatkan/menghasilkan informasi yang di perlukan. Contohnya, keyboard, mouse, joystick, track ball, digitizer, voice recognition, kamera, scanner, dan mic ( microphone )
-          Prosesing adalah tahap pengolahan data-data yang telah dimasukkan dalam operasi input. Contohnya, Cpu, Motherboard, processor, RAM ( Random Access Memory ), ROM ( Read Only Memory ), VGA card  (Video Graphics Accelerator), LAN card (Local Area Network), CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor ), harddisk, CD/DVD ROM, floppy  disk, dan power supply.
-          Output adalah perangkat yg mengeluarkan data, program, atau yang lain sebagainya. Contohnya, Monitor, LCD proyektor, printer, speaker,
·         Software adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh computer. Data elektronik yang disimpan oleh computer dapat berupa program atau intruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Jenis – jenis software atau perangkat lunak , yaitu :
-          Software berbayar adalah perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil. Contohnya, system Microsoft windows, Microsoft office, adobe photoshop.
-          Freeware yaitu perangkat lunak computer yang berhak cipta gratis dan dapat digunakan tanpa batasan waktu.berbeda dengan shareware yg mengharuskan penggunanya untuk membayar. Contohnya, suite browser, mail client, dan Mozilla news.
-          Free software dan Shareware
v  Free software lebih mengarah bebas penggunaannya tapi tidak harus gratis
v  Shareware juga gratis tapi lebih batasi untuk waktu tertentu
·         Brainware diartikan sebagai otak atau perangkat intelektualyang mengoperasikan dan mengeksplorasi kemampuan dari hardware computer maupun software computer. Contohnya, progrtammer, designer grafis, technical support, web designer, operator, tutor/guru/dosen,
2.             Permasalahan Pada Jaringan Komputer
             Diposkan oleh yoga pasti di 21.43 Ada banyak jenis masalah jaringan yang dapat menyebabkan gangguan pada sebuahkomputer, gangguan jaringan local, sampai gangguan padakoneksi jaringan globalbisnisdalam corporate anda. Masalah jaringan karena kegagalan kabel jaringanYang ini merupakan masalah jaringan yang umum kita temui akibat putusnyakabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam jaringan karena putusnya kabel patch anda karena digigit tikus; masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedungkarena putusnya kabel antar switch (uplink cable); atau bahkan berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan lan anda karena kegagalan backbone cable.Masalah jaringan yang berdampak pada sebuah komputer saja mungkin bukan masalah besar kecuali itu komputer sang jendral or sang direktur anda. Tapi masalah jaringan yang berdampak pada jaringan lan anda secara keseluruhan atau bahkan berdampak secara globaldalam bisinis corporate anda bisa membuat keringat dingin anda keluar deras.
 Dalam systeminfrastruktur jaringan yang berskala besar, system redundansi haruslah diterapkan. Sehinggakalau terjadi kegagalan dalam satu jalur jaringan tidak akan menyebabkan kegagalan jaringandalam waktu yang lama. Dalam jaringan multi switch yang kompleks makaSpanning TreeProtocol (STP) haruslah di enable dan di tuning secara manual. STP adalah suatu serviceyang memungkinkan jaringanswitch-2 dan bridge-2 LAN anda terkoneksi satu sama lainsecara redundant dengan suatu mekanisme yang bisa mencegah bridging loops. Bridging loopitu paket data yang berputar-putar dalam jaringan nyari alamat sampai kecapekan danakhirnya koid. Bridging loop ini bisa menyebabkan trafik jaringan anda macet atau disebut broadcast storm. Masalah jaringan karena kegagalan piranti jaringanSkala gangguan akibat dari kegagalan piranti jaringan juga bisa bervariasi, dari hanya sebuahkomputer karena kegagalan  NIC – lan card; beberapa komputer karena kegagalan switch;atau bahkan berskala luas karena kegagalan pada switch central yang menghubungkan jaringan server.
 Untuk kegagalan lan card di salah satu komputer bisa diganti dengan network card cadangan anda.Terus bagaimana kalau kegagalan jaringan itu akibat kerusakan pada switch? Design andamengenai redundansi jaringan akan sangat membantu dalam menyelamatkan kegagalan jaringan anda. Kebutuhan load balancing dan redundansi haruslah dikaji untuk setiapkebutuhan berdasarkan penggunaan link redundansi; piranti router ; switch dan multhomedhost yang bersifat kritis. Tujuan dari system redundansi ini dimaksudkan untuk menjaminketersediaan layanan dimana tidak ada satupun titik rawan kegagalan.
3.Komponen-komponen informasi
·         Root of information, yaitu komponen inti dari informasi berada pada tahap keluaran pertama sebuah proses pengolahan data yang biasanya disampaikan oleh orang pertama.
·         Bar of information, yaitu merupakan badan/batang nya dari informasi yang disajikan dan memerlukan informasi pendukung, agar informasi inti dapat diketahui secara utuh. Contoh: headline surat kabar agar pembaca jelas maka harus membaca informasi selanjutnya.
·         Brach of information, yaitu informasi dapat dipahami apabila informasi sebelumnya telah dipahami. Misalnya ketika kita membaca glosarium atau ketika membaca sebuah buku.
·         Stick of information, yaitu komponen informasi yang sederhana daricabang informasi . bentuk dari informasi ini biasanya berbentuk pengayaan pengetahuan, kedudukannya hanya sebagai pelengkap, terhadap informasi yang ada.
·         Bad of information, yaitu komponen informasi yang sifatnya semi mikro namun sangat dibutuhkan, sehingga diwaktu mendatang informasi ini akan berkembang dan dicari orang, misalnya informasi tentang mutiple intelhgence,hypoteaching, kurikulum masa depan, pembelajaran abad ke 21, dan lain-lain.
·         Leaf of information, yaitu merupakan informasi pelindung untuk menjelaskan kondisi dan situasi ketika informasi itu muncul ke permukaan, seperti informasi tentang pikiran cuaca, prakiraan kemarau panjang, perkiraangempa atau gerhana bulan/matahari.
4.Pengolahan data informasi dan memecahkan permasalahan tentang karakter dengan ict
Untuk memecahkan permasalahan dalam karakter dan komponen ICT yang   harus   disiapkan   untuk   menerapkan pembelajaran berbasis TIK yaitu
1)      Infrastruktur
2)      SDM dan
3)      Konten Aplikasi
1.    Infrastruktur
Pengembangan infrastruktur  ICT pada lingkungan pendidikan di Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1995, juga tumbuhnya ICT Center disetiap kabupaten/kota sejak   tahun   2000,   namun   terlihat   semakin   pesat   sejak   tahun   2006   dengan dikembangkannya Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Jejaring  pendidikan   nasional   adalah   Wide   Area   Network   (WAN)   yang menghubungkan   seluruh   kantor   dinas   pendidikan   propinsi,   kabupaten/kota, sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Jejaring ini dibuat untuk memperlancar dan mengoptimalkan arus komunikasi, data dan informasi antar pelaksana pendidikan, sehingga data dan informasi menjadi lebih optimal, lancar, transparan, efektif dan efisien.
Secara umum, Jardiknas dapat dibagi menjadi 3 zona, yaitu :
a)      Zona Kantor Dinas Pendidikan / Institusi,
b)      Zona Perguruan Tinggi,
c)       Zona Sekolah

     a) Zona Kantor Dinas Pendidikan / Institusi
 Zona   ini  menghubungkan  kantor-kantor   dinas   pendidikan   propinsi, kabupaten/kota, PPPG, LPMP, Balai Bahasa, SKB dan institusi pendidikan lainnya. Jaringan pada zona ini diprioritaskan untuk implementasi transaksi on line Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan.
b) Zona Perguruan Tinggi (Inherent)
Zona ini menghubungkan perguruan tinggi yang ada pada 33 propinsi, dan disebut juga dengan Inherent (Indonesia Higher Education Network) Jaringan   ini   diprioritaskan   untuk   pelaksanaan   riset   dan   pengembangan perguruan tinggi, sehingga menggunakan bandwidth yang cukup besar.

c) Zona Sekolah
Zona ini akan dikembangkan pada tahun 2007 dan menghubungkan 6500 sekolah dengan menggunakan teknologi ADSL. Zona ini dikembangkan dalam area yang terbatas oleh kemampuan layanan ADSL yang dapat dicapai oleh PT Telkom

2. Sumber Daya Manusia
Pengembangan SDM juga dilakukan Depdiknas sejak dilakukan sosialisasi tentang Internet   pada   tahun   1999.   Sejak   saat   itu   banyak   pelatihan  ICT,  antara   lain: Pelatihan   Internet,   SMK   TI,   Networking,   Pelatihan   Multimedia,   Ketrampilan kompter dan Pengelolaan Informasi, hingga Java Education National Network, serta pelatihan Jardiknas. Selain   pelatihan,   juga   banyak   disiapkan   pendidikan   formal   untuk   peningkatan kompetensi guru, diantaranya : S2 Magister TI Terapan, D4 TI, S2 Game Teknologi , D3 TKJ dll.
Jardiknas adalah jejaring besar di Indonesia yang diakui oleh Dewan ICT Nasional sebagai salah satu dari 7 Flagship ICT Nasional. Untuk mendukung peran Jardiknas sebagai super highway bagi e-Learning dan e-Administration Pendidikan Nasional, maka kebutuhan SDM yang cakap dan kreatif dalam mengembangkan bahan-bahan ajar berbasis ICT dan memutakhirkan Data Pokok Pendidikan dari titik-titik sekolah (SchoolNet) ke titik Pusat di Depdiknas Jakarta. Untuk itulah Biro PKLN memandang penting  diselenggarakannya  program  Pelatihan Program berbasis  ICT  ini untuk mengenalkan  Jardiknas   kepada   Kepala,   Guru,   Tata   Usaha,   dan   Pustakawan Sekolah/Madrasah yang diharapkan dapat memenuhi kapasitas content e-Learning dan   e-Administration   serta  kesinambungan   Jejaring   Pendidikan   Nasional (Jardiknas).
3. Konten dan Aplikasi E-learning
a.  Internet sebagai Media Pengajaran
Pemanfaatan   internet   dalam   dunia   pengajaran   akan   membantu   dunia pengajaran meningkatkan kuantitas peserta didik.  Akan semakin banyak peserta didik yang dapat direngkuh melalui internet. Selain peningkatan kuantitas, hal yang sama pun berlaku pada sisi kualitas. Seperti disinggung diatas, peningkatan kuantitas peserta didik dapat mendegradasi kualitas pengajaran yang diperolehnya. Pengadaan   teknologi   internet,  dapat   menjadi   salah   satu   antisipator   terhadap kemungkinan tersebut.
Teknologi internet mengemuka sebagai media yang multirupa. Komunikasi melalui internet bisa dilakukan secara interpersonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara massa,    dikenal  one to many communition  (misalnya  mailing list). Internet juga mampu hadir secara  real time audio visual  seperti pada metode konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.
Berdasarkan hal tersebut maka internet sebagai media pengajaran mampu mengadakan karakteristik  yang khas,  yaitu (1)  sebagai media interpersonal dan massa; (2) bersifat interaktif; (3) memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun ansinkron   (tunda).  Karakteristik   ini   memungkinkan   peserta   didik   melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas jika dibandingkan dengan hanya menggunakan media konfensional.
TI menunjang peserta didik yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap bisa menikmati pengajaran.  Metode  talk and chalk,  nyantri,  usrah dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, (mailing list). Metode ini mampu menghilangkan gap antara pakar dan peserta didiknya.  Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti peda metode usrah.
Berdasarkan   uraian   diatas,  bisa   dikatakan   bahwa   internet   bukanlah pengganti sistim pengajaran.  Kehadiran internet lebih bersifat suprementer dan pelengkap.  Metode konvensional tetap diperlukan,  hanya saja bisa dimodifikasi kebentuk   lain.  Metode  talk   and   chalk  mengalami   modifikasi   menjadi  online conference.  Metode   nyantri   dan   usrah   mengalami   modifikasi   menjadi   diskusi melalui mailling list.
b.  Web Portal Belajar dan Distance Learning
Tahap awal pemanfaatan internet dalam pengajaran berbentuk model Web Portal Belajar. Model ini menggunakan internet sebagai penunjang peningkatan kegiatan belajar mengajar dikelas. Jadi,  peningkatan kualitas pengajaran masih sangat mengutamakan tatap muka dikelas. Model  Web Portal Belajar  menjadikan internet sebagai penyedia sumber belajar yang bisa diakses secara online. Internet juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk meningkatkan komunikasi,  baik sesama peserta didik, peserta didik dengan pengajar, atau peserta didik dengan kelompok   lain   diluar   institusi   sekolah.  Model   ini   meningkatkatkan   kualitas pengajaran yang diberikan diruang kelas karena terdapat pengayaan materi, baik yang berasal dari kegiatan tatap muka dikelas maupun yang ada di internet. Apabila pihak institusi pengajaran telah mampu menerapkan model  Web Portal Belajar  maka institusi bisa mengembangkan ke tahap selanjutnya yang disebut pembelajaran jarak jauh / distance learning, pengajar dan peserta didik terpisah oleh waktu dan ruang.Walau demikian, diskusi masih bisa dilaksanakan, baik   secara   sinkron   maupun   asinkron.  Seluruh   kegiatan   pengajaran   dilakukan melalui internet sehingga kegiatan  tatap muka secara fisik tidak diperlukan. Dalam distance learning,  internet bukan hanya berperan sebagai pendukung kegiatan pengajaran,melainkan juga faktor utama yang menentukan jalannya pengajaran. Bagaimana tidak ?  Tanpa koneksi internet maka pengajaran tidak akan dapat berjalan.

c.  Aplikasi Internet untuk eLearning
Internet menyediakan banyak kemudahan bagi dunia pengajaran. Sebenarnya, suatu institusi yang akan mengadakan pengajaran  online tidak perlu susah-susah membangun perangkat lunak untuk e-learning yang dibutuhkannya. Telah tersedia berbagai pilihan aplikasi yang bisa dimanfaatkan demi memperlancar jalannya proses pengajaran. Pilihan aplikasi yang tersedia sangat beragam, mulai yang gratis (di bawah open source project) hingga komersial (dibawah vendor tertentu). Ketika memutuskan utuk menerapkan distance learning, yang harus dilakukan pertama   kali   adalah   memahami   model   CAL+CAT   (Computer   Assisted Learning+Computer   Assisted   Teaching)   yang   akan   diterapkan.   Beberapa   model CAL+CAT, diantaranya adalah :
1.    Learning Management System (LMS)
LMS merupakan kendaraan utama dalam proses pengajaran dan pembelajaran.  Kumpulan perangkat lunak yang ada didesain untuk pengaturan pada tingkat individu, ruang kuliah, dan institusi. Karakter utama LMS adalah pengguna yang merupakan pengajar dan peserta didik, dan keduanya  harus terkoneksi dengan internet untuk menggunakan aplikasi ini.
2.  Computer Based Training (CBT) / Course Authoting Package (CAP). CBT adalah perangkat lunak online untuk proses pembelajaran secara local pada masing-masing computer peserta didik. Perangkat lunak ini juga bisa diterapkan secara online. Kebanyakan pengguna menggunakannya secara offline karena faktor bandwith  yang dibutuhkan CBT untuk memproses  large video. CAP adalah perangkat lunak untuk mengembangkan lunak CBT.
3.  Virtual   Laboratory
ViLAB  adalah   lingkungan   dimana   peserta   didik   dapat memperoleh   pengalaman  praktis   secara   maya/virtual  .  ViLAB  umumnya dipasang secara offline pada masing-masing komputer peserta didik, namun sat ini sudah banyak aplikasi online.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar