Rabu, 13 Juli 2016

Konsep dasar BK pribadi

                                      Konsep dasar BK Pribadi

BK Pribadi merupakan proses bantuan untuk memfasilitasi individu agar memiliki pemahaman tentang karakteristik dirinya, kemampuan mengembangkan potensi dirinya dan menyelesaikan masalah - masalah yang di alaminya (Yusuf, 2009 : 53)
- Harga diri terima diri apa adanya
- Mengembangkan potensi diri
- Menyelesaikan masalah pribadi
Ruang Lingkup BK Pribadi
- Komitmen hidup beragama
- Pemahaman sifat dan kemampuan diri
- Bakat dan Minat
- Konsep diri
- Kemampuan mengatasi masalah - masalah pribadi (stres, frustasi, dan konflik pribadi)
Tujuan BK Pribadi
BK PPribadi merupakan layanan yang mengarah kepada pencarian pribadi yang mantap dengan memperhatikan keunikan dan karakteristik pribadi serta ragam permasalahan yang dialami oleh siswa BK Pribadi bertujuan membangun individu agar mampu mengembangakan kompetisi sebagai berikut (Yusuf, 2009 : 53-54)
- Memiliki komitmen untuk memgembangkan nilai nilai keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa baik dalam kehidupan pribadi, keluarga pergaulan dengan teman sebaya, sekolah tempat kerja maupun masyarakaat pada umumnya. 
- Memiliki pemahaman irama kehidupan, yang fluktuatif antara yang menyenangkan (anugrah) dan yang tidak menyenangkan (musibah) dan mampu meresponnya secara positif sesuai dengan ajaran agama yang di anut (bersyukur dan bersabar)
- Memiliki pemahaman dan penerimaan diri secara objektif dan konstruktif, baik yang terkait denggan keungulan dan kelemahan baik fisik maupun psikis.
- Memiliki sifat positif atau respek terhadap diri sendiri (merasa dirinya bermartabat tidak merasa rendah diri)
- Memiliki kemampuan untuk mengolah stres 
- Memiliki sikap optimis dalam menghadapi kehidupan atau masa depan.

Sumber Tulisan dari Artikel Dra. Tuti Wantu M.Pd. Kons. Staf ahli dan Dosen Bimbingan dan Konseling di Universitas Negeri Gorontalo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar